Punya Adik di Usia 9 Tahun?

Pertanyaan orang lain tentang kehidupan yang kita jalani memang gak ada habisnya. Sama seperti saya, pertanyaan tentang kapan Humaidah punya adik lagi saya dapat setiap kali bertemu beberapa orang. Kalau ditanya sih, ya sebenarnya saya sudah pengen banget punya bayi lagi. Pengen Humaidah punya adik. Punya temen main dan berbagi hingga dewasa nanti. Sebaliknya, kalau Humaidah yang ditanya, dia gak mau punya adik dan sering kali diiringi dengan tangisan. Dia lihat saya mandangin foto atau video nya sendiri waktu bayi aja cemburunya luar biasa, tidak suka. Malam harinya dia suka mengigau lho! Apalagi kalau saya habis ketemu sama sepupunya yg lebih kecil dari dia. Phuuff…

Nah lho, terus gimana nih kalau ternyata saya hamil lagi?

*ini adalah opening dari artikel yang pernah kutulis di blog ini sekitar 5 tahun yang lalu berjudul Siapkan Kakak Sambut Adik Tanpa Cemburu

Dan tidak diduga ternyata akhirnya menjadi kenyataan. Di tahun 2020, Alhamdulillah Humaidah menjadi kakak. Itu artinya, di usia 9 tahun. Wow… jauh ya jaraknya! Tapi itulah takdir Allah. Cerita tentang kelahiran anak ke 2, ada di postingan ini ya: Kehamilan Anak ke 2 Berjarak 9 Tahun

Lucunya, sudah punya anak 2 masih saja muncul pertanyaan2. Misalnya, kok bisa jauh sih jaraknya sampe 9 tahun? Kamu KB ya? Daaan pertanyaan2 lainnya yang seringkali cuma kujawab pakai senyuman.

Lalu, bagaimana anak 9 tahun ini punya adik? Senang lah sudah tentu. Cemburu gak? Duh, ini yang gak mau kujawab “iya” tapi gak bisa dijawab “ngga”. Wajar sih. Awal2 kehamilan juga sempet banyak drama. Apalagi pas Humaidah sakit. Dijelaskan berkali2 kalau sayang kami tidak akan berubah pun ya gak mempan2 amat.

Pernah sampai perut yang sudah makin besar ini dipukul walau sambil bercanda. Hihi.

Gimana pas Ahmad, adiknya lahir? Si Kakak sempat gak jadi masuk ke kamar ketika lihat Umi gendong Ahmad. Hiks, Uminya ya langsung ikutan sedih. Tapi, sekali lagi kulihat sikap Humaidah masih wajar banget. Dia biasa selama ini jadi anak semata wayang terus harus berbagi sama adiknya.

Yang pasti Humaidah itu sayang banget sama Ahmad. Seringkali dia lebih bisa ajak main & nidurin Ahmad dibanding Umi. Walau cemburu itu masih seringkali dia tunjukkin sampai sekarang, gak apa deh. Suatu saat pasti akan berkurang dan hilang. Cemburu itu akan dikenang menjadi hal yang menggemaskan. ❤

Salam

Vivi Nafisah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s