Kidzania: Pretend Play Develops Real-Life Skills

 

Pretend Play & Learn about Life Skills at Kidzania Jakarta

Pretend Play Develops Real-Life Skills at Kidzania Jakarta

Alhamdulillah… Masih ingat dengan postingan Umi tempo hari yg judulnya “Kidzania: Pengalaman Sosial Menyenangkan bagi si 3 Tahun” kan? Iya, itu adalah tulisan Umi sebagai review dari pengalaman Humaidah bermain di Kidzania untuk pertama kalinya yang Umi sertakan dalam ‘blog contest Kidzania’. Daaann… Terimakasih ya Allah ternyata terpilih sebagai pemenangnya. Terimakasih atas dukungan teman-teman yang sudah ikut share, tulis komentar, dan juga yang memakai barcode diskon untuk membeli tiket Kidzania. Umi memang berharap dan berdoa menang, tapi ketika lihat pengumumannya pada tanggal 19 November 2014 justru kaget dan sampai kucek-kucek mata, takut mata yang minus ini salah baca nama pemenang. Hehe. Alhamdulillah gak salah baca dehh… Langsung Umi telpon ke Kidzania dan konfirmasi kalau Umi akan mengambil hadiah di hari Senin tanggal 24 November.
Di Customer Care, Umi bertemu dengan Tante Sabra selaku Marketing Communication Kidzania Jakarta, deg-degan plus girang banget deh Umi mau terima sertifikat dan hadiahnya, sampai-sampai Umi lupa untuk foto moment ini. Hehe. Alhamdulillah selain dapat sertifikat dan uang tunai Umi juga dapat dua tiket gratis untuk anak dan dewasa jadi hari itu Humaidah juga langsung main.
Kali ini Humaidah masuk dengan tiket anak, jadi sudah bisa ikut banyak ‘pretend play’ yang lebih seru. Humaidah senang sekali dari rumah dia sudah bilang kalau dia mau jadi suster, penyiar radio, salon-salonan, belanja di Indomaret, membuat roti dan menjadi penjual roti . Ya Umi targetkan hanya 5 tenant yang akan kita kunjungi hari itu. Apakah semuanya berhasil dikunjungi Humaidah? Yuk baca ceritanya …


Pengumuman Pemenang dan Penyerahan Hadiah dari Kidzania Blog Contest

Pengumuman Pemenang dan Penyerahan Hadiah dari Kidzania Blog Contest

Sejak awal masuk Humaidah sudah tidak sabar mau menjadi suster dan merawat bayi, tapi karena hari itu banyak kunjungan dari sekolah-sekolah jadi antriannya cukup panjang semua. Makanya kami coba mencari yang rada kosong. Pertama Humaidah menukar cek senilai 50 Kidzos yang didapat dari kasir. Humaidah antri sendiri di BCA Kidzania. Alhamdulillah kunjungan kali ini Humaidah sudah berani sendiri dan tidak perlu nempel sama Umi. Humaidah pun belajar untuk antri di bank.

Humaidah antri menukar cek 50 Kidzos

Humaidah antri menukar cek 50 Kidzos

Selanjutnya kita ke lantai 2 untuk bermain salon-salonan, cuma karena harus berpasangan dan yg mau masuk adalah anak-anak SD sepertinya cukup membingungkan untuk Humaidah… Akhirnya Umi putuskan untuk skip dulu mainan salon-salonannya. Humaidah masuk ke ruang disko dan bernyanyi “Let It Go”. Haha. Di ruang ini mendapatkan 10 Kidzos.

Bernyanyi Let It Go (maaf gambarnya kurang oke ya ;))

Bernyanyi Let It Go (maaf gambarnya kurang oke ya ;))

Lalu kami turun ke lantai 1, Humaidah mau City Tour dulu nih naik Bus Big Bird. Humaidah harus membayar 5 Kidzos untuk City Tour kali ini. Dan yang bikin Umi senang, kali ini Humaidah tidak menangis lagi dan tidak mencari Umi lagi, dia sangat menikmati perjalanannya keliling kota.

Humaidah senang sekali City Tour dengan Bus Big Bird

Humaidah senang sekali City Tour dengan Bus Big Bird

Setelah itu baru kami mencari tenant yang kosong. Syukurlah, Radio Station Gen FM baru saja akan memulai siarannya, kapasitasnya 5 orang dan baru ada 4 anak SD (kira-kira kelas 2 atau 3) di dalam, jadi Umi langsung titip Humaidah ke dalam. Wah seru deh, Umi lihat dari luar, Humaidah mengikuti siaran hari itu dengan baik, kakak-kakak SD nya beberapa kali tertawa dengan jawaban-jawaban Humaidah. Hihi. Walaupun wajahnya terlihat tegang tapi Umi yakin betul Humaidah sangat menikmati siaran ini. Selesai menjadi penyiar setiap anak mendapatkan 10 Kidzos.

Humaidah menjadi penyiar radio Gen FM bersama kakak-kakak

Humaidah menjadi penyiar radio Gen FM bersama kakak-kakak

Jadi sejauh ini uang yang Humaidah punya adalah 30 (dari kunjungan yang lalu) + 50 (tukar cek) + 10 (bernyanyi) – 5 (naik bus) + 10 ( menjadi penyiar) = 95 Kidzos. Kemudian kami mengajak Humaidah untuk menukar mata uang Kidzos nya dengan ATM BCA Kidzania dan mencoba menarik tunai di ATM Kidzania.

Humaidah menukar uang yang didapat dengan ATM Kidzania

Humaidah menukar uang yang didapat dengan ATM Kidzania

Asiik Humaidah sekarang sudah punya ATM Kidzania lhoo… Humaidah lalu meminta untuk mampir ke Indomaret. Walaupun sudah banyak kakak-kakak dari TK dan SD yang sudah antri untuk pretend play di Indomaret, Humaidah tetap PD untuk ikutan. Jadi aturan mainnya, kakak-kakak yang lebih besar menjadi petugas dan kasir, mereka harus merapikan barang dan melayani para pembeli yaitu adik-adik yang lebih kecil termasuk Humaidah. Petugas dan kasir akan mendapat imbalan 20 Kidzos, sedangkan pembeli seperti Humaidah mendapatkan 5 Kidzos. Ketika ditanya Aba, kenapa Humaidah cuma belanja sedikit? Humaidah menjawab kalau perintah dari Om Zupervizornya hanya boleh mengambil 4 barang. Alhamdulillah disini Humaidah sudah mengerti perintah tanpa bingung dan bertanya pada Umi yang menunggu di luar. Umi sendiri tidak dengar perintahnya malah. Hehe. Humaidah belanja di Indomaret Kidzania Waaah tidak terasa sudah waktunya makan siang, tapi Humaidah bilang belum lapar dan mau jadi suster dulu. Akhirnya kami menutup aktivitas di Kidzania hari itu di Nursery Room. Alhamdulillah antriannya tidak terlalu banyak. Kapasitasnya hanya 7 orang dan Humaidah termasuk yang paling muda, hehe. Umi titip Humaidah kepada kakak-kakak SD yang sama-sama sedang antri. Di dalam ruang ini Umi perhatikan dari kaca Humaidah selalu tersenyum, inilah waktu yang sangat dia tunggu-tunggu, mainan favoritnya menjadi perawat bayi. Setelah selesai merawat bayi di dalam Humaidah masih belum keluar karena dia sibuk menulis nama bayi yang dirawatnya di papan yang ada di box dengan spidol, sayangnya Umi tidak boleh masuk jadi tidak bisa melihat apa yang Humaidah tulis. Ketika Umi tanya, ia menulis nama bayi itu Kika. Hehe, padahal Humaidah belum mengenal huruf dengan fasih lho…. Yang penting PD yaa Humaidah!

Humaidah menjadi perawat bayi di Nursery Room Kidzania

Humaidah menjadi perawat bayi di Nursery Room Kidzania

Di Nursery Room Humaidah mendapatkan imbalan sebesar 20 Kidzos. Jadi total uang yang Humaidah dapat sekarang adalah 120 Kidzos. Waaahh, kalau sudah 200 Kidzos nanti bisa ditukar lho, tapi Umi sendiri belum faham nih bisa ditukar dengan apa. Yang penting, hari ini Humaidah senang, banyak pelajaran baru dan nilai baru yang didapat. Semoga bermanfaat ya, Nak! Dan semoga cerita ini juga bermanfaat bagi teman-teman yang mau mengajak anaknya bermain dan belajar di Kidzania Jakarta 🙂 Beberapa aktivitas seru di Kidzania Vivi Nafisah

Advertisements

2 thoughts on “Kidzania: Pretend Play Develops Real-Life Skills

  1. Pingback: Blogger & Journalist Writing Competition Winners “Kidzania & Cap Kaki Tiga Anak” : Alhamdulillah, Juara 2! | Anak Jempolan

  2. Pingback: Police Station Cap Kaki Tiga Anak di Kidzania: Kenalkan Nilai Kebenaran Pada Si Kecil | Anak Jempolan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s