Periksa Gigi yang Seru!

Periksa gigi yang seru

Periksa gigi yang seru

Siang tadi Humaidah ikut kegiatan Funday Goes To Dentist di Klinik RHC-nya Drg. Hodijah. Pagi-pagi Humaidah susah diajak mandi, ada saja alasannya, dan dia tau hari ini kita akan ke Dokter Gigi!. “Kenapa Funday-nya ke dokter gigi, Mi?” blablabla. Sampai akhirnya Humaidah mau mandi setelah dibujuk dan kita berangkat ke Klinik RHC. Ohya, yang belum tau Funday itu apa? Funday itu adalah Rumah Bermain di Pejaten, Humaidah hadir tidak selalu setiap Selasa, tapi selalu Umi sempatkan setidaknya sebulan 2 kali.

Kegiatan hari ini rugi banget kalau dilewatkan. Funday bekerjasama dengan Klinik RHC untuk kunjungan periksa gigi anak-anak. Kenapa rugi? Ya rugi doonggg… periksa giginya gratis lho!! (tetep ya urusan gratisan…hehe). Begini lho… Umi kan belum pernah bawa Humaidah cek ke dokter gigi karena Alhamdulillah belum ada keluhan dari Humaidah, padahal sebenarnya penting juga nih untuk tahu kondisi gigi anak kita walaupun belum ada keluhan, karena jika ada bakat-bakat lubang bisa segera diatasi. Nah, Umi pengen banget Humaidah punya gigi yang sehat, jangan kayak Umi yang sudah banyak ompong nih 😦 . Alhamdulillah ketika diperiksa oleh Drg. Hodijah tadi Humaidah berani lho (walaupun wajahnya agak tegang) dan gigi Humaidah termasuk bagus dan tidak ada lubang, padahal sebelumnya sempat ada white spot (awal terbentuknya karies) di bagian depan dan akhirnya bisa terhindar karena Umi rajinkan sikat gigi sebelum tidur, walaupun beberapa kali suka lupa dan “malas”

Storytelling tentang kesehatan gigi

Storytelling tentang kesehatan gigi

Aktivitas sebelum periksa gigi tadi sepertinya membuat anak-anak tidak takut. Diawali dengan dongeng oleh Drg. Haniah Alatas menggunakan wayang kertas yang menarik, setelah itu dilanjutkan dengan mewarnai, jadi anak-anak tidak merasa berada di klinik. Ketika ada anak yang menangis dan tidak mau diperiksa pun Drg. Hodijah berhasil membujuknnya dengan mudah, si anak pun jadi berani. Sebelum diperiksa giginya, anak-anak diukur tinggi dan berat badannya oleh dr. Annisa. Tinggi Humaidah 97cm dan beratnya 15 kg naik sedikit sekali dari hampir setahun lalu. mewarnaiOhya di rumah Humaidah cerita kalau dia diajak terbang tinggi oleh ibu dokter, karena kursi periksanya dinaikkan dan diajak melambai-lambai tangan seolah-oleh dia benar-benar terbang tinggi. Setelah sampai diatas, Humaidah diajak untuk memompa sarung tangan karet dengan salah satu alat yang ada di meja periksa. Humaidah senang sekali setelah diperiksa dia bisa membawa pulang balon tangan tadi. Tadi juga ada beberapa anak yang giginya sudah ada bakat lubang. Kenapa ya? Kalau penjelasan dari Dokter Gigi di RHC sih begini:

Hal yang terpenting perlu diketahui adalah pada malam hari saat anak tertidur, saliva (air liur) anak tidak berproduksi sehingga aktivitas penelanan dan self cleansing (kemampuan membersihkan) juga tidak terjadi. Apabila hal tersebut terjadi, air susu tersebut menempel lama dengan permukaan gigi. Bila keadaan ini dibiarkan terjadi dalam waktu yang lama akan mengakibatkan melunaknya permukaan email dan dentin akibat proses pengolahan gula oleh bakteri. Kalau hal ini terjadi terus menerus bisa mengakibatkan gigi berlubang dan bisa mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa. Keadaan ini bisa terjadi pada gigi susu/sulung belakang (posterior) maupun depan (anterior).

Humaidah mewarnai

Hasil karya Humaidah ketika menunggu giliran periksa gigi

Nah, menjaga kesehatan gigi anak adalah tanggung jawab orangtua nih, Umi gak boleh punya alasan malas lagi untuk rajin menyikat gigi Humaidah, minimal 2 kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur malam). Walaupun Humaidah tidak minum susu tapi Humaidah juga banyak makan makanan manis.

Penjagaan kesehatan gigi dan mulut seorang anak merupakan tanggung jawab antara orang tua dan keluarga lainnya bersama dokter gigi agar dapat mencegah terjadinya kerusakan gigi yang lebih parah pada anak ini. Kelainan akibat penggunaan susu botol disebut dengan nursing caries baby bottle syndrome dan dapat berlanjut menjadi rampant caries (karies yang berjalan cepat dan dapat mengenai seluruh permukaan gigi sulung dan gigi permanen). Pada beberapa kasus dapat menyebabkan demam, sulit untuk mengunyah dan menelan makanan, lesu, dan menangis sehingga membuat orang tua menjadi gelisah dan bingung.

Ohya ada beberapa pesan dari Tim Dokter Gigi di Klinik RHC untuk mencegah kelainan gigi anak lebih lanjut:

  1. Usahakan agar bila anak sulit melepaskan kebiasaan minum susu botol tersebut, dibersihkan dengan kasa yang direndam dengan air hangat pada permukaan gigi yang terkena permukaan susu setelah selesai minum susu botol atau makanan manis.
  2. Minum air putih setiap selesai minum susu botol atau makanan manis.
  3. Sikat gigi lembut baik sebelum tidur maupun begitu anak terbangun dari tidur setelah minum susu botol atau makanan manis
  4. Mengurangi kekentalan susu botol dengan memberikan air putih lebih banyak dalam campuran susu secara bertahap sehingga anak akan terbiasa minum susu encer yang diharapkan akhirnya nanti akan tergantikan dengan minum air putih di gelas.
  5. Memotivasi anak melalui pendekatan yang sangat baik kepada anak dengan memberikan reward bila anak dapat menuruti nasihat orang tua dan dokter gigi anaknya.
  6. Berkunjung berobat ke dokter gigi secara rutin setiap bulan agar dapat membina hubungan baik dengan orang tua dan anak.

bernyanyi bersamaUntuk ibu guru di Funday terimakasih ya untuk Funday Goes To Dentist hari ini. Selamat hari guru ya ibu guru Nadia, Nada, Faiza dan Amalia, semoga Allah memberikan balasan berlipat bagi ilmu bermanfaat yang kalian berikan dan sukses selalu untuk Rumah Main Funday… Vivi Nafisah

Advertisements

3 thoughts on “Periksa Gigi yang Seru!

  1. Pingback: Pentingnya Merawat Gigi Anak Sejak Dini | Anak Jempolan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s