Kidzania : Pengalaman Sosial Menyenangkan Bagi Si 3 Tahun

Humaidah senang ... Umi senang ... semua senang .. Thanks Aba untuk foto2nya :) We love you ...

Humaidah senang … Umi senang … semua senang .. Thanks Aba untuk foto2nya πŸ™‚ We love you …

Beberapa minggu belakangan Umi merasa ada perubahan pada Humaidah. Tidak seperti biasanya yang bisa main sendiri, ditinggal masak, ditinggal mandi, atau menonton TV sendiri, Humaidah maunya selalu nempel sama Uminya, walhasil Umi merasa kesulitan beraktivitas – sampai sedih sendiri. Humaidah belum sekolah setiap hari, hanya ikut sekolah music seminggu satu kali. Umi merasa sudah memberikan pendidikan untuk anak usianya di rumah, tapi ternyata apa yang umi berikan selama ini juga belum seimbang. Ikut kelas di rumah bermain sesekali, bermain di luar rumah atau playground, juga masih jarang Umi lakukan. Sampai bertanya melalui twitter kepada seorang psikolog anak & keluarga, mba Rosalina Verauli tentang hal ini. Kebetulan mba Vera ini sudah Umi ceritakan masalahnya pada pertemuan kami di Studio Berita Satu beberapa waktu yang lalu.

Begini Humaidah yang gak izinin Umi jauh sedikit pun dari dia ...

Begini Humaidah yang gak izinin Umi jauh sedikit pun dari dia …

Tanya: Mba, bagaimana mengatasi anak yang nempel terus kayak Humaidah ini mba? Jawab: Yes, anak memang lebih nempel ke orangtua di usia 3-4 tahun.. biar ga terlalu nempel, beri dia lebih banyak pengalaman sosial ya mba Vivi:) Plus, beri dia waktu, ga dipaksain.. FYI, beberapa anak nempel banget ke orangtua, karena cemas sebagai “antisipasi” atas kejadian tak terduga. Umum pada anak cerdas nan introvert πŸ˜‰ (18 September 2014)

Berarti Umi harus lebih sering mengajak Humaidah bermain keluar, berinteraksi dengan orang lain, memberikan waktu bagi Humaidah bermain lebih banyak dengan kakek atau neneknya, atau menyekolahkan Humaidah! Tapi, kalau sekolah sepertinya Umi skip dulu, masih β€œtidak tega” kalau harus setiap hari pergi ke sekolah di usianya yang masih 3 tahun. Lalu Umi pilih-pilih tempat bermain yang tidak hanya permainan fisik, tapi juga ada interaksi social, unik dan mengandung unsur pendidikan yang cocok bagi balita seperti Humaidah. Googling dan ingat kalau di Jakarta itu ada Kidzania!!

KIDZANIA adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep EDUTAINMENT yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tua nya. KIDZANIA dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota. Di kota ini, anak-anak memainkan peran orang dewasa sambil mempelajari berbagai profesi. Misalnya, menjadi seorang dokter, pilot, pekerja konstruksi, detektif swasta, arkeolog, pembalap F1 dan lebih dari 100 jenis PROFESI dan PEKERJAAN orang dewasa lainnya. Di KIDZANIA terdapat bangunan-bangunan yang umumnya terdapat di sebuah kota, seperti Rumah Sakit, Supermarket, Salon, Teater, Kawasan Industri, dan banyak lagi. (Sumber: www.kidzania.co.id)

Dimana sih Kidzania? Kidzania berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD). Selasa lalu (23 September 2013), Umi putuskan untukΒ  mengajak Humaidah kesana, karena hari kerja jadi lumayan kena macet deh di jalan, tapi Alhamdulillah terbayar dengan keseruan bermain Humaidah, Umi pun happy banget!! Kami membeli tiket untuk Humaidah, Umi, dan Aba. Karena Humaidah masih 3 tahun jadi beli tiket kategori Batita, harganya Rp. 50.000, Umi dan Aba @Rp. 90.000. Selengkapnya bisa klik harga tiket kidzania. Apa saja fasilitas yang didapat untuk usia Batita? Humaidah mendapat kesempatan bermain 5 jenis pretend play, yaitu: taik taxi dan bus Blue Bird berkeliling kota, bermain masak-masakan, berkebun, menari dan bernyanyi di ruang disco, bermain piano, dan bermain puzzle angka, dari aktivitas tersebut Humaidah mendapat reward uang senilai 30 Kidzos. Semua aktivitas untuk batita ini (kecuali taxi dan bus) dilakukan di lantai 2 Kidzania.

Keliling Kota dengan Taxi Blue Bird. Humaidah diajak oleh om Zupervizor untuk memesan taxi dan menunggu di tempatnya. Humaidah sempat nangis ketika Umi menjauh dari taxi yang Humaidah tumpangi, setelah dibujuk dan diajak berbincang-bincang oleh Pak supir taxi akhirnya Humaidah berhenti menangis. Di perjalanan pulang, Humaidah bercerita pada Umi tentang apa yang dibicarakan oleh Pak supir, seperti mau kemana? Dan penjelasan tentang lampu merah yang ada di kota.

Keliling Kota dengan Taxi Blue Bird di Kidzania Jakarta

Keliling Kota dengan Taxi Blue Bird di Kidzania Jakarta

Bermain Masak-masakan. Waah ini seru bangeettt.. kalau biasanya Humaidah pretend play memasak dengan kompor dan perkakasnya yang kecil, kali ini ukurannya dan bentuknya mirip yang aslinya. Humaidah girang banget. Dia membuat donat, pizza, kue, dan membuat teh bersama Umi. Yang bikin betah di Kitchen ini adalah semua perabotnya itu keren-keren banget dengan kualitas bahan mainan yang terbaik! Umi aja naksir berat lho. Hihi.

Humaidah senang sekali memasak di dapur Kidzania ini

Humaidah senang sekali memasak di dapur Kidzania ini

Yang asyik menggoreng donat

Yang asyik menggoreng donat dan membuat cookies

Tea Party with Umi. Happy!!

Tea Party with Umi. Happy!!

Berkebun. Sepertinya Humaidah ketagihan menanam bunga, dia sampai nambah lho. Cantik-cantik ya bunga yang Humaidah tanam? Lalu apa sih manfaat pretend play bagi balita? – merupakan sensory activity yang melibatkan seluruh panca indera anak – melatih motorik halus dan motorik kasar anak – membantu anak mengembangkan imajinasinya, – mengatasi masalah, – mengekspresikan diri atau perasaannya, – menyalurkan minat – meniru / imitasi adegan yang ia lihat dalam kehidupan nyata – membangun rasa percaya diri – membentuk karakter – secara keseluruhan, aktivitas ini bermanfaat untuk perkembangan otak dan fisiknya Permainan yang kita lihat mungkin biasa-biasa dan sederhana saja ternyata besar sekali manfaatnya untuk anak kita ya… Makanya Umi kadang suka nyesel kalau gak sempat ajak Humaidah main.

Humaidah senang sekali berkebun

Humaidah senang sekali berkebun

Menari & Menyanyi. Ini bukan mau mengajarkan disko sama anak ya, hihi, Umi tadi gak mikir itu. Umi cuma mau Humaidah menuangkan ekspresinya aja kok. Dan benar Humaidah asyik menari apalagi pas lagunya Hi-5 β€œWonderful”.

You are Wonderful Humaidah!

You are Wonderful Humaidah!

Bermain Piano & Puzzle Angka. Alur tempat yang kami kunjungi tepat banget nih, setelah lelah menari, kami masuk ke ruangan yang tenang ini, beneran deh Umi sampai betaaah, cinta banget sama ruangan ini. Humaidah langsung main piano dan bermain puzzle angka.

A very cozy room ...

A very cozy room …

Keliling Kota dengan Bus Big Bird. Setelah Humaidah selesai bermain di lantai 2, kita turun dan Humaidah berkeliling kota kembali dengan bus Big Bird. Humaidah sempat nangis lagi, tapi akhirnya dia menikmati tur kota kali ini, mukanya agak tegang, but I knew she really enjoyed it. Di rumah Humaidah sampai minta ke Kidzania untuk naik taxi dan bus keliling kota. Nanti ya Nak, kita jadwalkan lagi. Nah, video Humaidah di Kidzania bisa lihat disini ya teman-teman…

Terakhir, Umi mengajak Humaidah jalan berkeliling melihat teman-temannya yang lain sedang bermain peran. Sambil menjelaskan setiap profesi kepada Humaidah, kita juga mengambil foto Humaidah di beberapa replica bangunan. Humaidah pun minta masuk kesana kemari, Umi jelaskan kali ini Humaidah belum bisa mengikuti role play tersebut, insyaAllah kunjungan berikutnya sudah bisa. Anak yang sudah 3 tahun lebih tetapi belum 4 tahun bisa membeli tiket Anak (upgrade) asalkan anaknya memiliki tinggi lebih dari 100 cm dan sudah bisa lepas dari ibunya.

Ini hanya sebagian kecil dari profesi2 yg ada di Kidzania Jakarta. Ada pemadam kebakaran, Suster, Dokter gigi, Dokter UGD, Police Department (ada maling yg dipenjara), dan ada fasilitas photo album.

Ini hanya sebagian kecil dari sekitar 100 profesi yg ada di Kidzania Jakarta. Ada pemadam kebakaran, Suster, Dokter gigi, Dokter UGD, Police Department (ada maling yg dipenjara), dan ada photo service.

Melihat sikap dan perlakuan para Zupervizor pun Umi jadi malu sendiri lho. Selama ini udah belum ya Umi mengajak Humaidah bermain seperti yang mereka lakukan? Sabar, telaten, tutur bahasanya baik, senang mengajak bermain anak-anak dan detil. Yang menarik lagi dari Kidzania adalah tidak sekadar tentang anak-anak bermain peran dengan segala fasilitas dan bangunan yang mirip dengan aslinya – dengan keamanan dan kenyamanan yang terjamin – tetapi mereka diajarkan tentang RULES, DOs and DON’Ts, cara ber-KOMUNIKASI yang baik dan benar, ANTRI, BERBAGI, meng-HARGAI setiap profesi, SALING MEMBANTU, PEDULI, dll. Selain itu bagi Balita seperti Humaidah, ini menjadi pengalaman bermain, berinteraksi social yang menyenangkan. Humaidah bisa melihat dan mendapat banyak hal baru sekaligus dalam satu kunjungan. Untuk yang mau ajak anaknya bermain peran yang paling seru atau mengarahkan minat dan bakat anak untuk mengetahui simulasi profesi yang menjadi cita-cita mereka, bagi Umi, Kidzania adalah tempat yang paling tepat. Yuuk teman-teman datang ke Kidzania, jangan lupa tunjukkan Barcode di bawah ini ke petugas ketika membeli tiket untuk mendapatkan diskon 30% dari harga yang tertera. Selamat bermain, belajar, dan pastinya bersenang-senang ya!

Barcode Kidzania BlogsContest_www.anakjempolan.com

Tunjukkan Barcode ini untuk mendapatkan diskon 30% dari harga tiket di Kidzania Jakarta

Vivi Nafisah

Advertisements

36 thoughts on “Kidzania : Pengalaman Sosial Menyenangkan Bagi Si 3 Tahun

  1. Pingback: Blogger & Journalist Writing Competition Winners “Kidzania & Cap Kaki Tiga Anak” : Alhamdulillah, Juara 2! | Anak Jempolan

  2. Pingback: Police Station Cap Kaki Tiga Anak di Kidzania: Kenalkan Nilai Kebenaran Pada Si Kecil | Anak Jempolan

  3. Pingback: Kidzania: Mengarahkan Minat dan Bakat Anak | Anak Jempolan

  4. Pingback: Kidzania: Pretend Play Develops Real-Life Skills | Anak Jempolan

  5. Assalamu’alaikum Ummi.. Seneng banget nemu postingan ini. Kebetulan anak pertama aku, Luna (4th) baru mau kesana bulan ini sama TK nya. Nah aku lagi bingung mau ikut atau ngga bareng sama anak kedua aku, Rizqi (3th). Abus baca reviewnya Ummi ini jadi semangat mau ajak Rizqi juga kesana, sambil nemenin luna dr jauh sambil ajak main Rizqiaja sekalian. Kebetulan Rizqi juga nempel terus ini sama mamanya. Aku yakin dia pasti nangis pas naik taxi dan bisnya juga. Tp zupervizor nya bs nenangin pasti kan Umm? Aku jadi takut, takutnya zupervisornya ngga bs nenangin Rizqi kl nangis. Ehehe. Terima kasih reviewny ya Ummi. Berguna sekali untuk saya. Salam untuk Humaidah dari Luna dan Rizqi yaa. Wassalamu’alaikum.. πŸ™‚

    • Waalaikumsalam mama luna dan rizqi.. wah seruu deh pasti klo rizki ikut kakak ke KZ. Kebetulan utk tiket balita nanti mamanya bisa ikut masuk kook.. kalo naik bis atau taksi..mama dampingi aja terus tp klo ga mau naik bis atau taksi jgn dipaksa. Sekalian yakinkan dia klo dia itu bisa kok sendiri… klo establishment lainnya mama bisa ikutan kok… seruu… selamat bersenang2 yaa..

  6. Humaidah seneng banget yah diajak umi dan aba jalan2 plus edukasinya dapet. Di jogja belum ada kidzania, adanya taman pintar. Pengen banget nih jadinya mengajarkan anak bersosialisasi dengan edukasi tapi anakku masih kecil umi ^_^ .. fotonya bagus2 Humaidah bisa bergaya.

  7. wah mbak vivi, saya pikir umur 3 tahun baru bisa di aktivitas dapur aja. ternyata bermacem-macem ya kegiatannya? Mau ngajakin anakku yang 3 tahun juga πŸ™‚ makasih ya sharing infonya

  8. Menarik bgtt liat ulasannya. Jd pengen ajak sabrina kesana. Kl umur 2th udh cocok diajak ksana blm vi? Kapan kapan janjian yuuu ajak anak tiara jg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s